Senin, 15 Mei 2017

Investasi Terbaik Untuk Masa Depan Menurut Fayakhun Bakamla

Menurut Fayakhun Bakamla Ada 10 investasi terbaik saat ini untuk masa depan Anda. Beberapa jenis investasi di antaranya dengan modal kecil bagi pemula, jangka panjang dan jangka pendek, bisa juga untuk mahasiswa.

Investasi Terbaik Untuk Masa Depan Menurut Fayakhun Bakamla
Namun, apapun jenis investasi yang akan ditanam, semuanya butuh kesabaran, kejelian, ketelitian, dan kecerdasan agar rencana investasi Anda bisa sukses seperti yang dibayangkan. Masalahnya, tidak sedikit investor yang ternyata gagal dan tidak sesuai dengan harapan.
Menurut Fayakhun Bakamla investasi terbaik saat ini untuk masa depan adalah properti dengan membelikan tanah, rumah atau toko yang disewakan. Nilainya tidak akan turun dan terus naik, bahkan untungnya bisa dibilang sangat besar.
Untuk investasi terbaik jangka pendek bagi pemula seperti mahasiswa, bisa memilih deposito dengan mengandalkan bunga yang cukup besar setiap bulannya. Terutama deposito di koperasi yang bonafide. Pasalnya, deposito di bank, bunganya sangat sedikit.
Bagi pemula, berinvestasi dengan membuka usaha kecil-kecilan juga bisa dikatakan terbaik. Bila mengandalkan tabungan, Anda hanya bisa menyimpan uang tanpa ada bunga. Coba bayangkan, Rp 20 juta, Anda cuma mendapatkan untung bunga sekitar Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu per bulan, belum lagi potongan administrasi dan potongan ATM.
Berikut 10 jenis investasi terbaik saat ini untuk masa depan Anda. Semoga bisa memberikan manfaat.
1.      Usaha
Jadilah pengusaha. Bila sukses, Anda bisa menjadi kaya mendadak. Usaha atau bisnis adalah investasi paling baik yang tak bisa dikalahkan, asal Anda jeli, cermat, teliti, dan cerdas dalam mengelola keuangan serta manajemen usaha.
Namun, investasi usaha mengandung risiko tinggi. Bila gagal atau bangkrut, uang Anda dipastikan hilang total. Bila berhasil, Anda akan menjadi orang sukses, pebisnis dan mendadak kaya raya.
2.      Emas
Menurut Fayakhun Bakamla Investasi emas bisa dibilang minim resiko. Namun, investasi ini dibutuhkan untuk jangka panjang, bukan untuk jangka pendek. Belilah emas di pegadaian dengan 10 gram dengan harga Rp 5 juta, maka bisa dipastikan Anda akan bisa menjualnya seharga Rp 7 juta hingga Rp 8 juta pada 5 tahun mendatang.
3.      Saham
Investasi saham sangat menguntungkan, tetapi energi kita terkuras. Kenapa? Setiap hari kita harus memantau naik turunnya harga saham untuk mencairkan uang dari saham yang kita beli di perusahaan.
Sebagai tips, kerja sama saja dengan pegawai bank. Nanti, Anda akan dikasih tahu naik turunnya saham yang akan Anda beli. Di situlah, Anda sebagai penentu apakah saham dijual atau tidak.
Contoh, Anda beli saham di PT Unilever senilai Rp 20 juta dengan mendapatkan 1.000 lembar saham dengan harga per saham Rp 20 ribu. Nah, ketika seminggu kemudian ternyata saham naik menjadi Rp 20.500, Anda bisa menjual semua saham seharga Rp 20.500x1.000= Rp 20.500.000.
Di sini, Anda untung Rp 500 ribu dari penjualan saham ketika saham perusahaan yang Anda beli naik. Untung banget bukan? Anda bisa mainkan itu setiap hari, cocok untuk mahasiswa, bagi pemula, dan terbaik untuk jangka pendek.
4.      Deposito
Menurut Fayakhun Bakamla Investasi di deposito bagus untuk jangka pendek, bagi pemula, untuk mahasiswa sekalipun. Namun ingat, hasilnya sangat sedikit. Deposito di koperasi bonafide, misalnya. Untuk mendapatkan untung Rp 100 ribu per bulan, Anda harus deposito Rp 10 juta.

Kalau di bank, Anda lebih aman dari resiko, tapi hasilnya jauh lebih sedikit dari koperasi. Di bank, bunganya biasa 5 persen setiap tahun. Kalau dibagi 12 bulan, terus berapa persen?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar