Memiliki
sebuah usaha sendiri yang mandiri tentu saja menjadi keinginan banyak orang,
ditengah himpitan kebutuhan ekonomi yang semakin besar seperti kebutuhan makan,
renovasi rumah, dan biaya pendidikan yang semakin tinggi otomatis dituntut
untuk memiliki penghasilan yang lebih. Tetapi, biasanya besar pasak daripada
tiang, artinya pendapatan bulanan kita tidaklah cukup untuk memenuhi kebutuhan
sehari-hari tersebut. Fayakhun Bakamla
UMR (Upak
Minimum Regional) dan UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota) memang berbeda-beda
bergantung pada daerahnya masing-masing. Jika Anda masih mendapatkan gaji
sesuai UMK/UMR maka bisa dipastikan dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari
tergolong mepet.
Salah satu
solusinya adalah kita membuka usaha sendiri di rumah. Membuka usaha sendiri
dirumah memang susah-susah gampang, apalagi jika kita belum memiliki pengalaman
yang cukup dalam membuka sebuah usaha. Tapi, paling tidak ada keuntungan membuka
usaha rumahan, antara lain :
1.
Tidak terikat oleh atasan, dengan waktu kerja
yang lebih fleksibel
2.
Modal yang digunakan relatif lebih kecil
3.
Mengisi waktu senggang
4.
Keuntungan yang diperoleh dinikmati oleh kita
sendiri
5.
Memaksimalkan apa yang ada di rumah
Dengan kita
membuka usaha sendiri tentu saja kita adalah Bos untuk diri kita sendiri, kita
tidak memiliki atasan sehingga waktu kerja kita lebih fleksibel. Menurut
prasangka dan pemikiran banyak orang memang membuka usaha sendiri di rumah
salah satu kendala terbesar adalah soal modal. Ya modal memang dijadikan alasan
klasik banyak orang untuk memulai usaha sendiri.
Tetapi, itu
tidak sepenuhnya tepat. Jika kita bisa melihat peluang pasar yang ada,
sebenarnya ada banyak peluang usaha yang dapat kita ambil dengan budget yang
tidak terlalu besar. Lebih jelasnya berikut ini adalah peluang-peluang usaha
rumahan. fayakhun bakamla
1.
Peluang Usaha Jualan Pulsa (Buka Konter)
Salah satu
usaha yang gampang dilakukan di rumah adalah dengan membuka konter pulsa. Ya,
dengan tingkat pengguna smartphone kian meningkat otomatis kebutuhan akan pulsa
semakin tinggi. Saya inget dulu, pulsa 5000 itu awet selama satu bulan. Kalau
sekarang? 5000 buat sehari saja sudah bisa habis.
Apalagi
sekarang ini tingkat prenetasi internet semakin tinggi, otomatis kebutuhan
pulsa tidak hanya untuk sms dan telpon saja tetapi untuk membeli paket data
internet. Sekarang ini kalau kita lihat, orang lebih butuh kuota internet
daripada pulsa. Pulsa bisa dikatakan hanya untuk memperpanjang masa aktif hape
saja.
Apalagi
sekarang ini layanan SMS mulai ditinggalkan dengan hadirnya aplikasi-aplikasi
pesan instant berbasis data internet. Aplikasi itu antara lain Whatsapp, Line
dan BBM. Ketiga aplikasi itu adalah aplikasi instant messaging paling populer
di Indonesia.
Kelebihan
aplikasi chatting berbasis internet ini memang banyak sekali bila dibanding
dengan SMS, selain harganya lebih murah (karena pakai kuota internet) kita bisa
mengirim gambar, video, lokasi, file, dll dengan sangat mudah.
Karena itulah
peluang usaha jualan pulsa memang bisa dijadikan alternatif utama untuk membuka
usaha rumahan kecil-kecilan. Modalnya pun sebenarnya tidaklah banyak, kita bisa
mendeposit pulsa dulu dengan jumlah yang minim, kalau sudah untung kita bisa
lipatkan modal kita dari keuntungan tersebut. Dan terus menerus sampai
berkembang menjadi konter yang besar.
2.
Peluang Usaha Kuliner
Usaha kuliner
memang tiada matinya, karena memang sejak dahulu kuliner adalah kebutuhan
primer yang tidak mungkin bisa dihindari. Ada 3 kebutuhan primer yaitu sandang,
papan lan pangan. Nah, kuliner atau makanan ini masuk salah satunya.
Usaha kuliner
ini sangatlah banyak, mulai dari level kecil-kecilan hingga level yang lebih
besar lagi. Untuk awal-awal memang kita bisa menjual kecil-kecilan terlebih dahulu
misalkan dengan menjual gorengan, aneka jajanan pasar, dll. Jika kita tidak
bisa memasarkannya, kita bisa menitipkan dagangan ke toko-toko atau kantin
sekolahan.
Jangan salah
meskipun kita hanya berjualan gorengan tetapi profit kita bisa jutaan rupiah asal
kita dengan sabar menekuni usahanya. Bayangkan saja jika setiap gorengan kita
untung Rp 200 saja, sedangkan kita selama seharian penuh dari pagi hingga sore
atau malam bisa menjual 1000 gorengan pastilah untung kita sudah sampai Rp
200.000 sehari.
Kalau sebulan?
Bisa sampai Rp 6.000.000 bukan? Itu baru gorengan saja, saya yakin menjual 1000
gorengan dalam sehari tidaklah sulit, apalagi jika Anda berada di kompleks
perkotaan apalagi didekat kampus-kampus yang banyak mahasiswanya.
Selain jualan
gorengan ada peluang usaha buka warung makan. Warung makan memang sangat luas
sekali pasarnya, lebih-lebih seperti yang saya bilang tadi kita berada di
kompleks kampus. Ada banyak sekali warung-warung makan yang berdiri disana.
Mulai dari burjo yang nuka 24 jam, hingga warung-warung masakan rumah lainnya.
Di jogja sendiri banyak sekali penduduk-penduduk lokal yang berjualan makanan.
Saya yakin
meskipun nasinya ambil sendiri (ya prasmanan kebanyakan) mereka pasti tetap
untung banyak. Jika satu porsi ambil untung Rp 2.000 saja, jika sehari sudah
laku 100 porsi kan sudah untung Rp 200.000 bukan? Kita bisa mencari karyawan
untuk membantu berjualan. Sangatlah cukup keuntungan kita untuk menggaji 1-2
karyawan. Hitung-hitung membuka peluang kerja.
Selain membuka
warung makan, peluang usaha lainnya adalah membuka toko kue. Jika tidak ada
modal kita bisa membuat kue berdasarkan pesanan, alias made by order. Saya
yakin usaha kue ini tetap laris, meskipun sudah banyak bakery-bakery yang ada
tetapi usaha kue rumahan tetap bisa berdiri.
Jika di bakery
hanya menyediakan kue/roti yang modern saja, kita bisa mengkombinasikan dengan
kue modern lengkap dengan kue-kue tradisional alias jajanan pasar.
Masih bingung
lagi mau buka usaha apa? Ada lagi yaitu peluang usaha jualan minuman seperti
jus, cappucino cincau (capcin), dan minum lainnya. Selain itu kita bisa jualan
minuman tradisional seperti es degan (kelapa muda) dan dawet (cendol). fayakhun bakamla


